CHAPTER 6 : SITI KHADIJAH

✨ Halo Sahabat Habi!
Di Chapter 6 ini kita kenalan dengan sosok wanita hebat: Siti Khadijah radhiyallahu ‘anha.
Siti Khadijah adalah wanita pedagang kaya dan terhormat yang lahir pada 555 M di Mekkah, serta wanita pertama yang memeluk Islam. Beliau adalah istri pertama Nabi Muhammad SAW yang memberikan dukungan penuh, baik materi maupun emosional, selama masa awal dakwah dan pemboikotan. Dikenal sebagai sosok cerdas, mandiri, dermawan, dan jujur, Siti Khadijah mendukung penuh perjuangan suaminya dengan menggunakan seluruh harta dan hidupnya untuk kejayaan Islam. 

Karakter dan Kehidupan Awal

  • Cerdas dan Mandiri:Sejak kecil, beliau sudah terlibat dalam dunia perniagaan dan menguasai ilmu dagang, membuatnya menjadi seorang pebisnis yang sukses dan dihormati. 
  • Keluarga Terhormat:Beliau berasal dari keluarga terpandang dan mulia di Makkah, yaitu Bani Quraisy. 
  • Dianggap Suci:Sebelum Islam, ia sudah dikenal sebagai wanita yang bersih dan suci di zamannya, sehingga mendapat julukan “At-Thahirah”. 

Peran dalam Islam

  • Wanita Pertama yang Memeluk Islam:Khadijah adalah orang pertama yang mempercayai risalah kenabian Nabi Muhammad SAW dan memeluk Islam. 
  • Pendukung Setia Nabi Muhammad SAW:Beliau menjadi penolong dan pelindung Nabi Muhammad SAW di saat-saat awal dakwah yang sulit, memberikan dukungan moral, harta, dan cinta tanpa syarat. 
  • Membantu Saat Boikot:Khadijah tetap setia menemani Nabi Muhammad SAW dan umat Muslim lainnya saat diboikot oleh kaum Quraisy, yang menyebabkan penderitaan dan kelaparan. 

Peninggalan dan Penghargaan

Gelar Mulia:Atas jasa-jasanya yang luar biasa, beliau menyandang gelar “Ummul Mukminin” (ibu kaum mukminin) dan “Sayyidah Nisa Al-Alamin” (penghulu wanita seluruh alam). 

Dukungan Harta untuk Dakwah:Beliau menggunakan seluruh kekayaannya untuk mendukung perjuangan Nabi Muhammad SAW dan masyarakat Islam yang tertindas. 

Dukacita Nabi:Kematiannya pada usia 65 tahun, tiga tahun sebelum hijrah, sangat mendalam dan membuat Nabi Muhammad SAW menyebut tahun itu sebagai “tahun dukacita”. 

Beliau adalah wanita mandiri dan ulet, cerdas dan berwawasan luas, serta selalu teguh pada prinsipnya. Meski kaya raya, Siti Khadijah tetap rendah hati, lembut, penyayang, dan dermawan.

Dari beliau kita belajar untuk jadi pribadi yang tangguh, rendah hati, penuh kasih, dan suka berbagi.

Sampai jumpa pekan depan!🤗

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *