CHAPTER 4 : UTSMAN BIN AFFAN

✨ Hallo Sahabat HABI! ✨
Di Chapter 4 ini, kita akan berkenalan lebih dekat dengan sosok istimewa: Khalifah Utsman bin Affan.

Beliau bukan hanya seorang pemimpin yang bijak, tapi juga dikenal sebagai orang yang sangat dermawan.

Utsman bin Affan adalah **sahabat Nabi Muhammad ﷺ, Khalifah ketiga Khulafaur Rasyidin, yang dikenal sebagai pedagang kaya dan dermawan, menjabat sebagai khalifah dengan kepemimpinan yang bijaksana dan adil, serta berjasa besar dalam mengumpulkan Al-Qur’an dalam satu mushaf terstandardisasi. Ia juga dikenal dengan julukan Dzu An-Nurain karena menikahi dua putri Rasulullah ﷺ, yaitu Ruqayyah dan Ummu Kultsum. 

Karakteristik dan Kontribusi:

  • Kedermawanan dan Kekayaan:Sebagai seorang pedagang, Utsman adalah sosok yang kaya raya dan sangat dermawan, bahkan di masa awal dakwah Islam, ia memberikan banyak bantuan ekonomi untuk umat. 
  • Pendukung Perdagangan:Ia juga dikenal sebagai pebisnis handal yang membangun reputasi baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat, serta menekankan prinsip kejujuran dalam berbisnis. 
  • Penghimpun Al-Qur’an:Salah satu jasa terbesar Utsman adalah memprakarsai pengumpulan Al-Qur’an ke dalam satu mushaf standar, yang kemudian dikenal sebagai “Rasm Utsmani”. 
  • Pernikahan dengan Putri Nabi:Utsman dikenal sebagai Dzu An-Nurain (“pemilik dua cahaya”) karena menikahi dua putri Rasulullah ﷺ, Ruqayyah dan Ummu Kultsum, yang keduanya wafat saat menjadi istrinya. 

Pemerintahan sebagai Khalifah: 

  • Kepemimpinan Bijaksana:Utsman memerintah dengan kebijaksanaan, perhatian terhadap kesejahteraan umat, dan menjaga hubungan baik dengan para sahabat, serta menekankan pentingnya akhlak yang baik.
  • Pemimpin yang Adil:Ia memberikan contoh kepemimpinan yang adil dan bijaksana, berusaha menyelesaikan masalah umat dengan cara yang bijaksana.

Akhir Kehidupan: 

  • Wafat Terbunuh: Utsman meninggal dunia secara tragis pada tahun 35 H akibat dibunuh oleh sekelompok pemberontak yang mengepung rumahnya, pada saat beliau sedang membaca Al-Qur’an.

💡 Hikmah yang bisa kita ambil:
Kedermawanan adalah kunci hati yang lapang dan hidup yang berkah. Yuk, kita belajar dari beliau untuk saling berbagi sekecil apa pun yang kita miliki, bisa berarti besar bagi orang lain.

🤝 Mulai hari ini, mari kita latih diri untuk peduli dan berbagi… karena kebaikan itu menular!

Sampai jumpa pekan depan!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *